- Membaca dan menulis bilangan merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Kemampuan ini menjadi pondasi bagi siswa untuk memahami berbagai operasi hitung seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Jika siswa salah membaca atau menulis bilangan, maka hasil perhitungan yang dilakukan juga akan salah. Oleh karena itu, materi membaca dan menulis bilangan perlu dipahami dengan baik sejak dini, khususnya pada kelas 3 SD.
Pentingnya Membaca Bilangan dengan Tepat
Membaca bilangan bukan sekadar menyebutkan angka satu per satu, melainkan memahami nilai tempat dari setiap angka. Dalam bilangan tiga angka, terdapat ratusan, puluhan, dan satuan. Setiap posisi memiliki arti yang berbeda dan memengaruhi cara bilangan tersebut dibaca.
Sebagai contoh, bilangan 325 tidak dibaca “tiga dua lima”, melainkan “tiga ratus dua puluh lima”. Kesalahan dalam membaca bilangan sering terjadi ketika siswa belum memahami nilai tempat. Oleh karena itu, penguasaan nilai tempat sangat membantu dalam membaca bilangan dengan benar.
Contoh membaca bilangan:
104 dibaca seratus empat
280 dibaca dua ratus delapan puluh
907 dibaca sembilan ratus tujuh
Perhatikan bahwa angka nol tidak selalu disebutkan jika berada di tengah atau akhir bilangan, tetapi tetap memiliki peran penting dalam menentukan nilai bilangan tersebut.
Menulis Bilangan Sesuai dengan Bacaan
Selain membaca bilangan, siswa juga harus mampu menuliskan bilangan sesuai dengan apa yang dibacakan. Keterampilan ini sering digunakan dalam kegiatan mendikte angka, mengerjakan soal cerita, atau saat guru memberikan instruksi secara lisan.
Contoh:
“Empat ratus tiga puluh dua” ditulis menjadi 432
“Enam ratus lima belas” ditulis menjadi 615
Menulis bilangan yang benar membutuhkan ketelitian dan pemahaman tentang susunan ratusan, puluhan, dan satuan. Kesalahan kecil dalam menulis angka dapat mengubah nilai bilangan secara keseluruhan.
Hubungan Membaca Bilangan dengan Operasi Hitung
Kemampuan membaca dan menulis bilangan sangat berpengaruh pada keberhasilan siswa dalam menyelesaikan operasi hitung. Jika siswa salah membaca bilangan dalam soal, maka hasil perhitungan juga akan salah meskipun cara menghitungnya sudah benar.
Sebagai contoh, jika siswa salah membaca angka 304 menjadi 340, maka hasil penjumlahan atau pengurangan yang dilakukan akan berbeda jauh. Oleh karena itu, sebelum melakukan perhitungan, siswa harus memastikan bahwa bilangan yang digunakan sudah dibaca dan ditulis dengan benar.
Contoh operasi:
Seorang siswa memiliki 245 buku tulis. Ia membeli lagi 134 buku tulis.
245 + 134 = 379
Jika bilangan 134 salah ditulis menjadi 143, maka hasil perhitungannya akan menjadi berbeda. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya ketelitian dalam menulis bilangan.
Latihan Membaca dan Menulis Bilangan
Latihan membaca dan menulis bilangan dapat dilakukan dengan berbagai cara sederhana, seperti:
Menuliskan bilangan yang dibacakan oleh guru.
Membaca bilangan yang tertulis di papan tulis.
Mengubah bilangan menjadi bentuk kata dan sebaliknya.
Contoh latihan:
Tuliskan bilangan dari bacaan “tujuh ratus delapan puluh enam”
Jawaban: 786
Bacalah bilangan 509
Jawaban: lima ratus sembilan
Latihan yang dilakukan secara rutin akan membantu siswa menjadi lebih lancar dan percaya diri dalam membaca serta menulis bilangan.
Kesalahan Umum dalam Membaca dan Menulis Bilangan
Beberapa kesalahan yang sering dilakukan siswa antara lain:
Membaca bilangan berdasarkan angka, bukan nilai tempat
Salah menuliskan angka nol
Menukar posisi puluhan dan satuan
Misalnya, bilangan “tiga ratus dua” sering keliru ditulis sebagai 320, padahal yang benar adalah 302. Kesalahan ini dapat dihindari dengan memahami nilai tempat dan sering berlatih.
Kesimpulan
Membaca dan menulis bilangan dengan benar merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa sekolah dasar. Dengan memahami nilai tempat dan susunan angka, siswa dapat membaca dan menulis bilangan dengan tepat. Keterampilan ini sangat penting sebagai dasar untuk mempelajari operasi hitung dan materi matematika lainnya. Semakin sering siswa berlatih, semakin baik pula kemampuan mereka dalam membaca dan menulis bilangan.
📚 Sumber
Buku Sekolah Elektronik (BSE) Matematika SD Kelas III,
Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia
Yuk baca artikel dibawah ini :
